KAU
Berjalan aku
di kebisingan kota,
Deru suara
hati, selalu mengatakan sepi,
Otakku tak
dapat berpikir lagi,
Keruh.
Senyummu tak
mau pergi,
Tiga, empat,
atau bahkan kapan,
Aku tak tahu
kapan raga ini kan bertemu,
Wajahmu
dengan segala candamu,
Membuatku
rindu dan menjadikannya candu.
Keramaian
hanya menyerukan suara knalpot dan klakson,
Tak ada yang
sedikitpun bercerita padaku,
Tentangmu!!!
Ulfa
F. Ailia
Magelang,
Oktober 2017.